Orang termiskin yang aku ketahui adalah orang yang tidak mempunyai apa-apa kecuali uang - John D.Rockefeller

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Showing posts with label Tips Anak. Show all posts
Showing posts with label Tips Anak. Show all posts
0
Problema : Hukuman fisik terhadap anak perlukah?
Solusi : Mari kita baca faktanya

Sebuah penelitian di Amerika Serikat memaparkan bahwasanya "Orang-orang yang mendapatkan pukulan atau tamparan saat masih kecil beresiko mengalami gangguan mental yang lebih tinggi saat telah dewasa, serta penyalahgunaan alkohol dan narkoba"

Hasil yang diperoleh para peneliti dari kanada ini merupakan penelitian pertama yang menguji hubungan atara gangguan psikologi dengan pukulan, namun tidak termasuk pelecehan fisik atau seksual lainnya karena memang dibatasi untuk mengukur dampak dari hukuman fisik itu saja.

Orang yang dipukul atau mendapatkan tamparan pada usia dua sampai tujuh tahun lebih beresiko mengalami masalah mental di kemudian hari, kecenderungan anak akan lebih agresif "hasil penelitian dalam jurnal Pediatrics, berdasarkan survei retrospektif terhada lebih dari 600 orang dewasa di AS" sumber

stop kekerasan fisik !!!
fakta diatas seharusnya menyadarkan kita bagi orang tua dan mempersiapkan kita calon orang tua untuk lebih banyak lagi menata perilaku dan tingkat emosional ke arah yang positif.

saya sendiri mengalami betapa tidak mudahnya menjadi orangtua, kesibukan kerja, masalah ekonomi, kebutuhan sekunder dan banyak hal yang akan muncul dalam rumahtangga keluarga. kembali lagi ke permasalah awal...

kekerasan atau hukuman fisik perlukah anda lakukan setelah tau fakta diatas, sebuah negara yang damai tentu dapat kita wujudkan dimulai kita menjadi keluarga yang damai, sepelik apapun permasalah dalam hidup jangan menjadi pemicu dalam melakukan hal yang kedepannya akan menjadi penyesalan yang terlambat.

so mulai saat ini...
marilah kita perlakukan anak-anak kita suami istri kita dengan perilaku yang menghangatkan dan menyenangkan, senakal apapun bayi anda, anak kecil kita... yang 9 bulan kita nantikan kedatangannya.. apakah hanya ingin anda marahi saat sudah lahir, apakah hanya akan kita jadikan pelampiasan emosi kerjaan, JANGAN...

perbanyaklah khasanah dirikita, minimal dengan membaca maka anda akan banyak persiapan secara teori dan mental, mulus atau tidaknya perjalan hidup... JALANI dengan penuh pemaafan dan penerimaan

Jika anda menemukan masalah keluarga jangan pernah meminta solusi kepada teman yang belum berkeluarga "teoristis", carilah solusi dari teman yang sudah berkeluarga yang terlihat damai dan bahagia, kenapa?

"karna dalam setiap keluarga PASTI ada permasalahan ... jamin 1000% pasti ada" jika teman anda itu terlihat damai dan bahagia, santun satu sama lain.. itulah yang dinamakan mengatasi masalah dalam keluarga.. hanya pasangan itu yang tau masalah mereka... orang lain tidak."

yang pasti, saat anda membaca artikel ini berarti anda sudah berniat menjadi orang tua yang siap membahagiakan keluarga dan sudah membuka hati anda dalam penerimaan yang lebih baik...

terimakasih... sudah menyempatkan berkunjung dan membaca artikel sampai selesai

→Hukuman fisik kepada anak
0
Ngobrol ngobrol di facebook akhirnya teman saya sewaktu masih di SMP sharing tentang anaknya yang masih suka mengompol, namanya juga anak-anak kalau ngompol si biasa saja ya... nah yang jadi luarbiasa karna orang masih ngompol saat sudah bukan waktunya..

Kenapa demikian mari kita simak beberapa solusi yang ada di bawah ini...

Jakarta, Mengompol saat tidur biasanya dialami pada masa kanak-kanak. Tapi orang dewasa juga bisa mengalaminya, tentu saja akan lebih memalukan dibanding anak-anak. Apa saja penyebabnya?

Mengompol saat tidur atau dalam bahasa kedokteran disebut dengan nocturnal enuresis. Mengompol bukanlah hal yang wajar bila terjadi pada individu dewasa. Kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Gejala yang muncul bersamaan dengan mengompol juga penting diperhatikan untuk mengetahui ada gangguan urologis atau tidak.

Berikut ini beberapa faktor yang bisa menyebabkan orang dewasa masih mengompol, seperti dikutip dari National Association For Continence, nafc.org, Kamis (15/9/2011) yaitu:

1. Genetik
Salah satu telah menunjukkan bahwa seseorang dengan kedua orangtua yang mengompol memiliki risiko 77 persen jadi bedwetter (pengompol). Jika hanya salah satu saja yang mengompol maka risikonya menjadi 40 persen.

2. Gangguan hormon ADH
Hormon ADH (antidiuretic hormone) yang berfungsi memberitahu ginjal untuk mengurangi jumlah urine yang diproduksi. Beberapa orang menghasilkan hormon ADH yang tidak tepat di malam hari sehingga produksi urine tetap tinggi. Atau bisa juga produksi hormon ADH yang cukup tapi tidak direspons oleh ginjal sehingga terus menghasilkan jumlah urine yang sama seperti siang hari.

3. Kandung kemih yang lebih kecil
Umumnya kapasitas dari kandung kemih penderita nocturnal enuresis untuk menampung urine lebih kecil dibanding dengan orang yang tidak mengompol. Jika jumlahnya melebihi kapasitas dan tidak mampu menahan, menyebabkan otot-otot pada kandung kemih tegang, yang kemudian menyebabkan buang air kecil berlebih.

4. Obat-obatan tertentu
Beberapa obat yang diketahui bisa menyebabkan nocturnal euneresis seperti obat untuk insomnia dan obat untuk kondisi kejiwaan misalnya thioridazine, clozapine dan risperidone.

5. Alkohol
Jika seseorang sering mengonsumsi alkohol, maka produksi hormon vasopresin (hormon yang mengatur pengeluaran urine) yang dihasilkan dalam tubuh akan berkurang.

Alhasil, bila kandung kemih mulai terisi, tidak ada hormon yang mampu mengaturnya dan harus segera dikosongkan dengan pengeluaran urine. Dan biasanya seseorang yang tertidur pulas tidak menyadari dan akhirnya mengompol.

6. Penyebab lainnya
Beberapa kondisi lain diketahui bisa menyebabkan orang mengompol seperti infeksi saluran kemih, batu saluran kemih, gangguan saraf, kelainan anatomi, kanker prostat, pembesaran prostat dan gangguan tidur obstructive sleep apnea. Dalam kasus yang langka beberapa gangguan emosional atau kecemasan akut bisa menyebabkan orang dewasa ikut mengompol.

Untuk mengetahui penyebabnya, maka dokter akan melakukan pemeriksaan yang meliputi tes fisik, tes urine, pemeriksaan urologi serta mengevaluasi kesehatan saraf.

Pengobatan

Pengobatan yang diberikan berdasarkan dari penyebab mengompol itu sendiri. Jika tidak ada masalah medis yang mendasari, maka pasien diminta mengurangi asupan minum menjelang malam dan berlatih senam kegel.

Gerakan dasarnya adalah menggerakkan otot-otot panggul seperti saat menahan kencing, kemudian menahannya selama beberapa saat sebelum dilepaskan kembali. Senam kegel bisa dilakukan sambil duduk atau dimana saja.

Teknik senam Kegel yang mudah dilakukan caranya adalah kontraksikan otot seperti menahan kencing untuk awalnya selama 5 detik, kemudian kendurkan. Terus ulangi latihan tersebut setidaknya lima kali berturut-turut dengan meningkatkan lama waktu menahan kencing 15-20 detik.

sumber informasi
→Solusi Ngompolan dan Penyebabnya
2
Apa yang harus kita lakukan?
----------------------------
- Selalu menjaga bayi rapi dan bersih.
- Potong kuku dengan benar dengan hati-hati.
- Popok basah harus diganti dan bagian yang basah harus dibersihkan dengan sabun.
- Jaga alat kelamin dari infeksi jamur karna umum terjadi didaerah itu. jaga agar tetap kering.
- Perawatan kulit kepala dari dermatitis yang dapat dicegah dengan pembersihan yang tepat.
- Pakaian ketat dapat menyebabkan iritasi. maka pakaian harus longgar dan harus memungkinkan masuknya udara.
- Kamar harus memiliki cahaya yang cukup dan ventilasi, kamar harus bebas dari debu dan serangga.
- Jaga otot-otot leher yang lemah saat menggendongnya karna jika tiba-tiba jatuh kepala bisa berbahaya.
- Berikan susu ibu yang merupakan nutrisi terbaik untuk bayi. posisi menyusui pun harus benar, agar si kecil nyaman, ibu yang menyusui harus mengkonsumsi makanan bergizi baik dalam periode ini.
- Jika ada beberapa kontraindikasi untuk air susu ibu,susu sapi diberikan namun kebersihan botol harus terjaga, harus dibersihkan dengan air hangat dan harus tetap kering sampai penggunaan berikutnya.
- Susu sapi harus direbus dan untuk menghilangkan penyakit seperti tuberkulosis sapi,dll karna brucellosis menyebar melalui susu mentah.
- Beberapa anak alergi terhadap beberapa zat seperti makanan. susu. pakaian. kosmetik dll .. Cobalah untuk mengetahui bahan yang menyebabkan alergi dan menghindari hal-hal seperti itu.
- Kelambu harus sering digunakan untuk menghindari seperti malaria, dengue, filariasis, demam kuning yang menyebar melalui gigitan nyamuk / serangga. gigitan nyamuk juga dapat menghasilkan letusan kulit dengan beberapa reaksi,hal ini jiga membuat tidur bayi tidak nyenyak.
- Sebuah suasana tenang harus dipertahankan untuk kebutuhan tidur yang baik bagi bayi,karna dikatakan bahwa pertumbuhan sekresi hormon diaktifkan selama tidur.
- Pertumbuhan perilaku, pola bahasa,dan cara berargumen harus di jaga sesuai dengan usianya, Namun orang tua tidak perlu cemas karena lebih sedikit variasi dilihat dari individu dengan individu.
- Lakukan Penilaian pertumbuhan dengan mengukur tinggi dan berat badan diperlukan.
- Jika bayi menunjukkan beberapa tanda-tanda marabahaya seperti menangis yang berlebihan. kejang. demam dengan kekakuan. kekakuan leher. muntah sering dan diare. perubahan warna kebiruan tubuh. sulit bernapas dengan mendengus, dll segeralah berkonsultasi dengan dokter Anda.
- Kotak pertolongan pertama harus disimpan di dalam ruangan. yang harus mengandung kapas steril,lotion antiseptik dan salep,dll
- obat-obatan Anak harus disimpan dalam box. Informasi terpisah mengenai dosis dan cara pemakaian harus ditulis dalam kertas dan ditempelkan di kotak.
- Ketika Anda akan keluar dengan bayi taruhlah kartu identitas dengan nomor telepon Anda dan alamat dalam saku kecil (mencegah anak hilang)
- Ketika bayi mulai berjalan usahakan selalu menemaninya untuk mencegah jatuh dan cedera karenanya.
- Dalam keadaan darurat mengambil langkah-langkah pertolongan pertama dan mengantarkan korban ke rumah sakit terdekat.
- Dan yang terakhir. namun tidak sedikit. memberi anak perhatian yang maksimal,cinta dan dukungan untuk membuatnya sehat dan bahagia selama-lamanya.

Apa yang seharusnya tidak kita lakukan?
---------------------------------------
- Jangan mengguncang bayi. dapat menyebabkan kerusakan otak.
- Jangan menyimpan benda kecil di dekat bayi.
- Jauhkan benda tajam seperti pena, pensil, dll tidak boleh diberikan kepada anak-anak.
- Hindari air masuk ke telinga saat memandikan anak
- Makanan tidak boleh diberikan secara paksa saat bayi menangis atau batuk
- tidak harus meloloh bayi.
- Benda² seperti obat nyamuk, bola ngengat, tinta, karet, obat-obatan. dll harus dijauhkan.
- Jangan menematkan bayi dekat tepi tempat tidur.
- Semua instrumen listrik harus dijauhkan. dan posisi tidur harus diatur jangan dekat soket listrik dan kabel.
- Dapur adalah tempat yang berbahaya untuk anak jangan membiarkan mereka sendirian di dapur.
- ketingian bak mandi harus minimum ketika bayi berada dalam bak mandi.
- Hindari MEROKOK di dalam rumah.
- Jangan biarkan binatang peliharaan berhubungan sangat dekat dengan anak-anak. (Anti rabies injeksi harus diberikan untuk hewan peliharaan dan memotong kuku dengan benar)
- Ketika anak mulai berjalan mulailah terus mengawasinya.
- CAHAYA yang kuat harus dihindari di dalam kamar.
- Ketika Anda bepergian jangan biarkan orang lain memberikan makanan yang asing
- Baby seharusnya tidak diperbolehkan untuk merangkak di tanah.
- Jika Anda sakit atau orang lain sakit maka jauhkan dari anak-anak kita
- Jangan membawa bayi ke bangsal rumah sakit. tempat pasar yang ramai dan daerah berdebu tercemar.
- Lampu meja jangan dekat anak-anak. ini akan menarik serangga di malam hari dan menyebabkan masalah.

ini tips untuk anda yang mungkin berguna, karna saya juga mengalami memiliki dan merawat anak kecil, makanya mari saling tukar informasi.. semoga berguna ya..
→Tips Perawatan Anak
0
>>Pakaian
1. [½ lusin] stelan baju tangan panjang + celana panjang
2. [1lusin] atasan lengan pendek
3. [1lusin] atasan tanpa lengan
4. [1½ lusin] celana pop/celana pendek
5. [2-3] jumper/baju monyet
6. [2-3] celana tutup kaki **optional
7. [4-6 pasang] sarung kaki + sarung tangan
8. [1-2 buah] kaos kaki/sepatu bayi
9. [1] cardigan/jaket/baju hangat
10. [1] topi bayi
11. [½ lusin] singlet
12. [2 lusin] popok kain
13. [½ lusin] gurita
14. [1- 1½ lusin] bedong
15. [2-3 buah] alas dada/oto (bib)
16. [½ lusin] sapu tangan handuk

Perlengkapan Mandi & Ganti Pakaian
1. bak mandi *bisa dipinjam
2. penyangga/kursi mandi **optional
3. perlak mandi untuk alas ganti pakaian
4. alas karet anti slip ***jika menggunakan kursi mandi, alas ini bisa dibeli setelah bayi bisa duduk sendiri didalam bak
5. [2 buah] handuk bayi besar
6. [3-4 buah] washlap/sarung tangan handuk
7. sponge bath **optional
8. sabun mandi
9. shampoo ***bisa menggunakan yang two in one dengan sabun
10. baby lotion/baby cream
11. baby oil
12. baby cologne
13. diapers cream
14. bedak+tempatnya
15. minyak telon
16. lotion anti nyamuk
17. wet tissue
18. cotton buds
19. sisir+sikat bayi
20. gunting kuku bayi
21. 1 pack newborn pampers
22. kapas bulat ***kalau mau irit beli kapas kiloan di apotik lalu bentuk bulat-bulat, simpan di toples
→Persiapan Melahirkan Baby
0
Di lain pihak, ada beberapa hal yang bisa ditangani oleh pemakaian empeng. Meskipun ini seharusnya bersifat sementara. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bayi punya naluri untuk mengisap sesuatu demi mendapatkan kenikmatan dan kenyamanan. “Apabila tidak sedang mengisap puting susu ibu, anak suka menghisap jempol. Ini pun bukan kebiasaan yang lebih baik, sehingga orang tua sering mengalihkan perhatian anak dari jempol dengan cara memasangkan empeng,” kata Retno.

Sementara itu, dilihat dari sisi pola tidur, Dr. Andreas A. Prasadja RPSGT mengatakan bahwa penggunaan empeng tidaklah bermasalah. “Tidak ada masalah jika batita diberi empeng, karena fungsinya adalah untuk mengurangi asupan cairan di malam hari,” begitu penjelasan Andreas yang praktik di rumah sakit Mitra Kemayoran, Jakarta, ini.

Adakalanya bayi bangun di tengah malam karena merasa lapar. Jika tidak disusui, maka si kecil akan diberi empeng agar tenang dan bisa kembali tidur. “Pada dasarnya, kebiasaan minum susu di tengah malam harus dihentikan secara perlahan-lahan, agar anak bisa tidur sepanjang malam. Pemasangan empeng sebagai pengalih asupan cairan di malam hari sedikit banyak membantu proses tidur tanpa terputus ini,” kata Andreas.

Meskipun demikian, Andreas pun tidak membenarkan pemakaian empeng sepanjang malam. “Sebisa mungkin memang jangan langsung memakaikan empeng saat anak menangis. “Misalnya, biarkan dulu anak menangis selama beberapa saat sebelum dikasih empeng. Lambat laun, biarkan lebih lama. Nanti, Anda bisa membiarkan anak menangis hingga kelelahan lalu tidur lagi,” begitu penjelasan Andreas.

Ambil Jalan Tengah
Pada dasarnya, mengisap empeng juga merupakan suatu fase yang hampir dilalui setiap anak. Seiring dengan pertambahan usia, anak akan menghadapi tantangan lain dari dunia luar, yakni berusaha untuk bisa diterima dalam kelompok. Apabila dia melihat kawan-kawan sebayanya tidak lagi ngedot, kemungkinan besar dia pun akan termotivasi untuk berhenti mengisap empeng.

Tentunya Anda tidak ingin duduk diam sembari menanti fase ini segera berlalu. Karena sebisa mungkin Anda hentikan ini sebelum menjadi kebiasaan. Apabila Anda tetap ingin menggunakan empeng sebagai alat bantu untuk menenangkan anak, maka jangan lupa untuk mencucinya tiap kali empeng itu jatuh. Basuhlah di air sabun yang hangat lalu bilas hingga benar-benar bersih. Bila batita Anda punya kawan sepermainan, ajarkan dia untuk tidak berbagi empeng dengan temannya tersebut.

Namun, Setyo menganjurkan agar Anda mencari penyebab anak menjadi rewel, alih-alih bergantung pada empeng. “Pelajari bahasa anak. Apakah dia rewel karena hanya ingin digendong atau lapar? Penyebab inilah yang harus dicari,” Setyo menegaskan.
Sebisa mungkin alihkan perhatian anak dari empengnya. Sebab, adakalanya anak menghisap empeng karena merasa bosan atau sedang tidak mengerjakan sesuatu pun. Anda perlu memertahankan agar anak tetap aktif. Ajak dia bermain atau beri krayon dan kertas lalu biarkan dia menggambar.

Sementara itu, Retno menganjurkan agar anak diberi mainan untuk berlatih menggigit. “Mainan ini sudah banyak dijual di pasaran dan berguna untuk melatih gigitan serta merangsang gusi. Namun, tetap harus diingat bahwa mainan ini harus disterilkan setiap hari. Misalnya dengan dicuci dengan air hangat, atau disimpan di dalam kulkas setelah dicuci,” sarannya.
→Pro dan Kontra Pemakaian Empeng 2?
0
Tidak semua profesional di bidang kesehatan satu suara terhadap pemakaian empeng. Kami coba beberkan beberapa fakta seputar empeng sehingga Anda bisa mempertimbangkan baik buruknya.
Dot mini ini memang mujarab untuk menenangkan si kecil. Orang tua pun menjadi lebih santai dan tak perlu banyak buang waktu untuk menenangkan anak yang sedang rewel. Cukup dengan memasangkan empeng, si kecil pun langsung anteng. Sesuai dengan akar katanya, pacifier (empeng) memang difungsikan sebagai alat untuk menenangkan bayi. Benda ini sudah ada sejak sekitar 1900-an dengan desain yang dipatenkan di Amerika Serikat.

“Pada dasarnya, bayi memang punya naluri untuk mengisap sesuatu,” kata Prof. Dr. Retno Hayati Sugiarto drg. SpKGA, penasihat PARENTS Indonesia. Naluri mengisap pada bayi adalah demi mendapatkan suatu kenikmatan dan kenyamanan, suatu hal yang sudah pasti akan dia dapat saat menghisap puting susu ibunya. Bentuk empeng yang memang mirip puting susu sengaja dirancang untuk memenuhi kebutuhan alamiah tadi.

Empeng tidak hanya berguna untuk menenangkan bayi. Pada batita, empeng bisa berfungsi sebagai penenang saat anak menghadapi suatu transisi yang membuat stres, misalnya mulai masuk preschool, atau akan punya adik.

Bagaimanapun, tetap ada dua suara dari kubu berbeda sehubungan dengan ada tidaknya manfaat empeng. Berikut adalah beberapa hal seputar pro dan kontra dalam pemakaian empeng.

Masalah yang Ditimbulkan
Salah satu alasan pemakaian empeng ditentang oleh sebagian profesional di bidang kedokteran adalah masalah kebersihannya. “Empeng tidak dapat dijamin kebersihannya. Seringkali empeng yang jatuh ke lantai dipungut lalu dimasukkan lagi. Itu berarti memindahkan kuman langsung ke dalam mulut. Ini berbahaya,” Dr. Setyo Handryastuti, SpA mengingatkan.

Gaung kontra yang lebih keras datang dari segi kesehatan gigi dan mulut. “Empeng bisa memengaruhi lengkung rahang anak. Ketika anak sudah tumbuh gigi, adakalanya dia suka menggigit atau menarik empeng tersebut dengan giginya. Mungkin karena gemas. Tapi tekanan yang timbul dari gerakan ini bisa memengaruhi bentuk rahang dan gigi,” Retno menjelaskan.
Sementara itu, menurut Patricia Hamaguchi, penulis Childhood, Speech, Language, and Listening Problems: What Every Parent Should Know, kebiasaan mengisap empeng juga bisa menimbulkan masalah bahasa dan pengucapkan kata. Hal lain yang ditakutkan adalah kegiatan mengisap empeng ini akan terus melekat, bahkan hingga anak memasuki usia sekolah. Tentunya ini akan menjadi lebih sulit dihentikan saat sudah menjadi kebiasaan. Dampak yang timbul tidak hanya fisik (seperti bentuk rahang dan gigi yang kurang baik), tapi juga psikologis. Coba bayangkan bagaimana perasaan anak yang takut diejek karena masih mengisap empeng. Mungkin dia harus sembunyi-sembunyi saat mengisap empeng agar tidak ketahuan kawan-kawannya.
→Pro dan Kontra Pemakaian Empeng 1 ? apa tuh..
0
Banyak oang tua merasa pusing mengatasi problem yang satu ini, karna ini sebenarnya bisa diatasi dengan cara yang sangat mudah. Saya pribadi percaya dengan resep nenek moyang yang turun-temurun di wariskan, karna saya sendiri dahulu juga bisa dibilang botak waktu masih kecil, dari pada panjang lebar mending langsung catat saja apa yang haus anda siapkan dan harus anda lakukan;

untuk bahannya cukup sederhana;
1. Air hangat
2. Daun Sledri (bumbu masakan)


3. Lidah buaya (aloivera)


cara membuatnya;
1. yang harus anda lakukan adalah mencari bahan diatas xixixixi :p bahan tadi disiapkan, yang pertama kita lakukan adalah menumbuk (menghaluskan) daun sledri dalam jumlah secukupnya tergantung mau berapa banyak ramuan yang anda buat. dalam hal ini selain untuk masak juga bisa untuk membantu tips betikut.

2. setelah di tumbuk dan menjadi lembut tambahkan daun lidah buaya (aloivera), jadikan satu hingga halus dan rata.

3. terakhir tambahkan air hangat yang penting terlihat basah dan lembek, jika sudah rata bisa langsung dioleskan ke area kepala anak, sambil sedikit lakukan pemijatan, (alangkah baiknya dilakukan 1jam pada saat sebelum mandi sore)

4. jangan lupa bilas mandinya yang bersih.. utamakan kebersihan, apalagi ini untuk anak, untuk anak jangan coba-coba ya...

nah itu tadi tips dari saya mewakili leluhur,selain lebat juga akan mempekuat pertumbuhan rambut dan juga hitam lemah gemulai... Selamat mencoba ^_^
→Rambut anak tidak lebat? berikut ini solusinya
1


8-9 bulan : Protein nabati
Tekstur: cair, halus cenderung kental, 2 kali sehari

Sekarang adalah waktunya mengenalkan protein pada bayi, tapi kita awali dengan protein nabati dulu logh yaa. Darimana dapetnya ? Dari segala jenis kacang-kacangan, seperti kacang kedelai, kacang merah, kacang hijau..tapi tidak kacang tanah yaa no no no. Terus kombinasi menunya gimana ?

Contoh: Hari 1, beras putih+bayam+apel+tahu; Hari 2,beras merah+pepaya+sawi+tempe; Hari 3, havermuth+pear+kangkung+kacang hijau; Hari 4,ubi jepang+melon+bayam+kacang merah,dll

9-12 bulan : Protein Hewani
Tekstur: Sesuai keterampilan bayi, secara bertahap jadikan agak kasar dan tidak encer lagi. Di usia setahun idealnya bayi sudah bisa makan menu meja makan kita.

Frekuensi: 3-4 kali sehari

Nah, para bayi say hello pada ikan, ayam, dan sapi. Sebagai awal, para mama boleh mengenalkan protein hewani pada bayi lewat kaldu. Jadi satu minggu pertama coba deh, buatin kaldu sayur utk kuah makanannya. Resep kaldu yang saya pakai adalah: Iga sapi/Ceker ayam/Ikan+bawang bombay+wortel+daun salam+daun bawang+seledri dimasak bersama-sama hingga jadi kaldu lalu saring (pake ayakan tepung terigu aja, lebih bersih). O iya jangan lupa perkenalkan yogurt ya, di usia ini pencernaannya udah siap, banyak loh manfaatnya yogurt,antara lain sebagai zat anti infeksi dan mencegah sembelit, jangan sampai terlewat deh.

Contoh menu: Hari 1, pagi&malam: beras putih+bayam+tahu+kaldu sapi, sore:apel+yogurt+susu

Hari 2,pagi&malam: havermuth+sawi+tempe+kaldu ayam, sore:pear+yogurt+susu

Hari 3,pagi&malam: beras merah+kacang merah+tahu+kaldu ikan, sore:melon+kacang hijau+susu, dll

Note: Madu baru boleh diperkenalkan untuk anak usia 2 tahun ke atas logh yaa, soalnya madu tuh rawan bakteri botulisme yang akibatnya fatal kalo menyerang bayi usia di bawah 2 tahun.
→Baby Meals 8 - 12 bulan
1



Nah sekarang mari kita breakdown jenis makanan yg sesuai dengan tahap pertumbuhan bayi. Ingat ya, no sugar or salt added.

0-6 bulan:
Tak lain dan tak bukan ASI. (kebetulan semua lancar sehingga Haruka mendapatkan cukup ASI dari mamanya)

6-7 bulan: Tekstur makanan cair, halus cenderung encer dan 1 kali sehari.
Inget 6 bulan loh ya bukan 4 : Karbohidrat,karbohidrat yang dimaksud di sini adalah yang diperoleh dari berbagai jenis serealia. Banyak jenisnya tapi untuk rangga dulu aku beri beras merah, beras putih, havermuth dicampur susu formula (ASI lebih baik lagi). Itu aja ganti-ganti tiap hari. Hingga pencernaannya siap utk kandungan gizi yg lain. Usia 6 bulan waktunya karbohidrat ya moms, bukan pisang (7 bulan) atau biskuit bayi (8 bulan).

7-8 bulan : Vitamin & Mineral
Tekstur makanan:cair, halus agak kental (kalo bayi masih sering tersedak, bisa dibuat encer dulu)

Frekuensi: 1 -2 kali sehari
Di usia ini, para mama udah bisa ngenalin berbagai jenis sayuran, buah-buahan, atau umbi-umbian tapi tentu saja masih ada rambu-rambunya. Utamakan sayuran hijau (wortel belum boleh ya moms, nanti kalo udh 9 bulan) dan hindari buah yang rasanya masam seperti strawberry n segala jenis berry-berryan. Awali dengan kombinasi dua tipe makanan tiap hari, lalu bisa kita tambah kombinasinya jika bayi sudah mulai terbiasa. Susu bisa diganti air hangat hingga teksturnya benar-benar encer. Contoh: beras putih+bayam+susu, beras merah+sawi+susu,beras putih+kentang+susu,beras merah+pepaya+susu,havermuth+kangkung+susu,beras putih+ubi jepang+susu,beras merah+labu kuning+susu,havermuth+apel kukus lumat+susu,beras putih+pear kukus lumat+susu, dll

dilanjutkan:ubi jepang+bayam+susu,kentang+sawi+susu,dll

kalau sudah terbiasa boleh dicoba:beras putih+bayam+apel,beras merah+sawi+pear,havermuth+kangkung+pepaya,ubi jepang+labu kuning+jeruk,dll
→Baby Meals 0 - 8 bulan (makanan baby)

Profil

My Photo
Putra
Ya inilah saya.. masih belajar tentang blog dan posting, jadi kalau ada yang kurang dalam blog saya mohon untuk dikasih masukan.. Jadi saya harap kepada teman semua jangan sungkan-sungkan untuk memberikan komentar di setiap postingan saya ya.. Terimakasih
View my complete profile
SEO Stats powered by MyPagerank.Net